Yasa mengubah caranya dalam menjalankan bisnis, dari yang semulamode attackmenjadimode survival.Upaya yang dilakukan mulai dari efisiensi biaya untuk kegiatanbranding, menunda kegiatan ekspansi perusahaan, hingga menundacampaignlebaran. Menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu bentuk empati kepada pelanggan agar mereka tidak was-was saat menerima makanan yang dibeli. Farid Fatahillah, Associate Consultant Iventure dikutip dari , mengatakan bahwa krisis pandemi COVID-19 adalah ajang bagi model untuk berempati, lebih peduli dan memberikan solusi. Adanya layanan delivery order dapat membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang diinginkan. Pemberlakuan social distancing membuat orang-orang untuk menetap di rumah saja dan tidak bisa melakukan transaksi pembelian makanan secara langsung. Buatlah prioritas anggaran dengan memilih mana anggaran yang sangat berdampak terhadap bisnis saat ini, mana yang harus dikurangi atau justru tidak berdampak untuk kegiatan bisnis.

“Kebijakan ramah keluarga di tempat kerja semakin dibutuhkan di bawah pandemi COVID-19 saat ini. Banyak pekerja mungkin menghadapi tantangan kesehatan mereka sendiri atau keluarga. Majikan dapat lebih lanjut mendukung modalitas kerja yang fleksibel, memastikan cuti sakit yang dibayar untuk membantu pekerja yang membutuhkan. Konsultasi dan dialog antara pengusaha dan pekerja sangat penting dalam menemukan solusi bersama dan mempertahankan bisnis,” kata Direktur Negara ILO Michiko Miyamoto.

Mempertahakan bisnis disaat pandemi

Perencana Keuangan, Safir Senduk mengatakan, ada wabah ataupun tidak, kebutuhan tetap jalan terus. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar roda bisnis bisa terus berjalan. Melakukan uji tuntas pada Rantai pasokan dan jaringan konsumen perusahaan patungan. Hal ini untuk memahami ruang lingkup geografis operasi, Slot Pulsa ketergantungan, dan risiko bisnis perusahaan serta sejauh mana hal itu dapat dipengaruhi oleh gangguan rantai pasokan dan apakah perusahaan patungan memiliki rencana mitigasi yang tepat. Tidak dipungkiri lagi bahwa dampak finansial dari penyebaran pandemi Covid-19 terjadi pada beberapa sektor korporasi utama.

Menurut Bogat Agus Riyono dalam menghadapi Covid-19 perlu merubah mindset, yakni dengan merubah tantangan pandemi menjadi peluang inovasi baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Bogat yang juga dosen di Universitas Brawijaya menyarankan agar senantiasa bersyukur terhadap Allah Swt. “Jangan berkecil hati, semua orang juga sulit, kita ditantang untuk survive dengan segala keterbatasan yang ada. Cari sumber-sumber penghasilan sekecil apapun dengan cara yang extraordinary,” ungkapnya. Andi mengatakan, aparkost dan Mamikos komitmen meningkatkan kualitas wajah industri kosan di seluruh Indonesia dan berkomitmen menggabungkan sumber daya kedua perusahaan ini untuk mendorong industri kosan yang lebih baik dan lebih ramah. Jika Anda bisa melakukan itu dijamin dagangan Anda akan tetap eksis di masa pandemi walaupun apa-apa serba sulit.

Mengontrol keuangan menjadi strategi mempertahankan bisnis yang harus dilakukan. Buatlah selalu kondisi kas selalu aman terkendali dan pastikan kamu menyesuaikan serta merincikan anggaran keuangan sesuai kebutuhan. Keadaan mungkin akan berbeda dari tahun sebelumnya, mengingat ada berbagai aktivitas yang tidak bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun yang pasti, umat muslim akan tetap berpuasa dan merayakan Lebaran. Anda tetap bisa mengambil peluang berbisnis dengan menjaga ketersediaan stok agar bisa meningkatkan omzet selama bulan Ramadhan.

Pandemi COVID-19 yang menyerang dunia, termasuk Indonesia, mengubah kebiasaan dan gaya hidup masyarakat. Sesuai dengan anjuran pemerintah, masyarakat melakukan social distancing di mana masyarakat dihimbau untuk tidak pergi ke tempat yang ramai dan selalu menjaga jarak aman. Akhirnya, pusat perbelanjaan ditutup, masyarakat sudah beraktivitas dari rumah, permintaan menurun, dan kebanyakan bisnis tidak dapat beroperasi seperti biasanya.

Related Posts